Elevator Pitch - Komunikasi Efektif Tentang Bisnis Anda
Hal-hal kecil di dunia ini sering kali diabaikan. Komunikasi yang efektif tentang bisnis anda, misalnya. Mungkin ini dapat membuka mata anda. Elevator pitch dibuat untuk memanfaatkan waktu yang singkat untuk menyampaikan bisnis atau produk anda secara efektif.
Dan anda tidak akan pernah tau apa yang dapat dihasilkan dari sebuah percakapan singkat. Mungkin sebuah bisnis bernilai jutaan atau bahkan lebih?
NavinoT telah membahas beberapa tips untuk menguasai elevator pitch. Artikel tersebut adalah bagian dari topik Kontes Berpikir Kritis 2009. Alih-alih mengulang, saya ingin menambahkan satu tips yang telah saya pergunakan dengan baik.
Ada yang menyebutnya sebagai audio logo, walaupun bentuknya agak berbeda tapi pada dasarnya sama saja. Tujuannya adalah untuk memancing percakapan atau kontak lebih lanjut.
Banyak cara untuk berkomunikasi. Tapi cuma ada 3 metode utama menyampaikan elevator pitch.
Cara pertama untuk menjelaskan bisnis, produk atau layanan adalah dengan mengutarakan nama dan asosiasi umum tentang produk atau jasa tersebut.
Misalnya saja, jika anda seorang pelatih kebugaran, maka anda dapat mengatakan hal berikut ketika ditanya bisnis anda.
“Saya seorang pelatih kebugaran di Sehat Kuat.”
Cara ini paling lazim dipergunakan. Tapi apa tanggapan pendengar? Mungkin saja menanggapi dengan singkat. “Oh, begitu.” Atau kalau mau sedikit sopan, bertanya-tanya sedikit mengenai hal tersebut. Tapi tidak lebih.
Apa yang ada di benak yang menanyakan tergantung dari persepsi mereka tentang pusat kebugaran dan pelatih kebugaran. Butuh seorang yang sangat tertarik dan yang telah mengerti tentang fitness untuk menanyakan lebih lanjut.
Tapi kebanyakan orang langsung mengakhiri percakapan, terutama bila lawan bicara anda tidak mengerti apa yang anda bicarakan. Misalnya kalau anda programmer, orang mungkin tidak akan bertanya lebih lanjut karena takut salah tanya.
Contoh lain: “Saya seorang akuntan lepas.”
Jawaban: “Oh.”
Percakapan habis. Jarang orang tertarik dengan akuntansi dan sepertinya tidak ada yang perlu ditanyakan lebih lanjut dengan profesi tersebut. Contoh ini bukan untuk menyinggung akuntan, tapi sebagai contoh penggunaan elevator pitch yang benar.
Cara kedua adalah dengan menyampaikan solusi.
“Saya membantu orang menambah massa otot dan membuat tubuh lebih bugar melalui pelatihan kebugaran yang ringkas dan tepat. Hanya dua puluh menit sehari.”
Anda pasti setuju, pesan yang disampaikan oleh elevator pitch ini lebih kuat. Jika anda seorang yang tertarik untuk menambah massa otot atau anda tidak puas dengan kebugaran fisik anda, dapat dipastikan percakapan selanjutnya pasti berlangsung.
Pesan tersebut juga menyampaikan beberapa keuntungan mempergunakan jasa pelatihan kebugaran. Ringkas dan tepat. Lalu hemat waktu. Tentu cocok untuk orang yang sibuk.
Terakhir, satu cara yang bisa jadi lebih mengesankan lagi adalah dengan menyoroti masalah.
“Saya membantu orang yang tidak puas dengan kebugarannya, atau kurang percaya diri dengan fisik mereka, untuk menjadi bugar dalam sebulan. Hanya dengan pelatihan dua puluh menit sehari.”
Ini berarti hampir semua orang! Siapapun itu, pasti memerlukan pelatihan berkesinambungan untuk menjadi sehat dan tetap pada kondisi tersebut. Bagi yang memiliki masalah kepercayaan diri juga langsung dapat membayangkan pose “sebelum” dan “sesudah.”
Beda dengan cara pertama, imajinasi lawan bicara dengan metode ketiga ini malah positif dan telah anda kontrol sedemikian rupa sehingga apa pun yang dipikirkan pasti lebih baik daripada kondisi sekarang ini.
Terakhir, saya akan tutup dengan audio logo saya sendiri untuk bisnis saya yang menargetkan pasar internasional.
“I help people overcome strategic and technical challenges in building and growing their blog.”
atau terjemahan bebasnya:
“Saya membantu orang mengatasi masalah strategis dan teknologi dalam membangun dan mengembangkan blog mereka.”
Ingat bahwa elevator pitch dinamakan sedemikian rupa karena kondisinya. Jika anda berada dalam sebuah elevator dengan seorang yang tidak anda kenal. Dan ia secara basa-basi bertanya tentang bisnis anda, apakah anda dapat membuat waktu sesingkat itu menjadi sebuah kesempatan?
Tinggalkan elevator pitch anda di komentar di bawah ini.
